Life and God

Terkadang hidup tidak semudah yang kita pikirkan. Justru seringkali kita tidak menyadari betapa kompleksnya hidup. Tidak ada aturan baku yang sanggup mendefinisikan kehidupan.

Tuhan adalah penguasa hidup. Tak satupun terjadi dalam hidup tanpa seizin Dia. Paling tidak itu informasi yang saya percaya. Lalu penguasa yang seperti apakah Tuhan itu? Penguasa super jenius yang merancang setiap detail aspek hidup? Mulai dari pilihan busana yang kita pakai hari ini sampai dengan pemilihan sekretaris jendral PBB, semuanya itu Tuhan atur sejak semula? Ataukah Pemilik perusahaan super kaya yang sudah stabil dan menyerahkan seluruh keberjalanan perusahaan tersebut pada bawahan-bawahannya? Sepertinya tidak keduanya. Jika Tuhan memang seperti pada pilihan pertama, berarti Tuhan juga merancangkan kejahatan; dan sepertinya hal itu tidak masuk akal. Jika pada pilihan kedua, maka Tuhan bukanlah pengatur kehidupan, dan manusia adalah “General Manager Perusahaan Kehidupan”. Namun sepertinya hal tersebut juga tidak masuk akal, karena jika hal itu benar, seharusnya manusia adalah makhluk yang tahu semua cara untuk mengendalikan perusahaannya. Namun nyatanya tidak demikian bukan? Manusia merupakan manager kehidupan yang paling menyedihkan.

Lalu seperti apakah Tuhan? Apa yang Dia kerjakan?

Bagi beberapa orang, Tuhan hadir melalui kejadian-kejadian supranatural yang mencengangkan akal dan pikiran rasional.

Bagi sebagian yang lain, Tuhan hadir melalui cinta kasih sesama manusia di sekelilingnya.

Bagi kaum yang lain, Tuhan hadir dalam enlightment pikiran yang sangat liar.

Bagi orang yang lain lagi, Tuhan hadir dalam paduan seni dan kesusastraan manusia.

Dan akhirnya, bagi sebagian yang terakhir, Tuhan tidak pernah muncul dalam kehidupannya.

 

Anehnya, kita semua, umat manusia, tahu bahwa Tuhan ada.

Namun sepertinya kita tidak akan pernah benar-benar tahu siapakah Tuhan itu.

Kita hanya tahu apa yang telah Dia perbuat bagi hidup kita.

 

Lalu bagaimana dengan hidup? Milik siapakah hidup itu? Adakah hidup itu anugerah? Ataukah hidup itu kengerian?

 

Kita semua tahu, saat kita bertanya, “Di manakah Engkau Tuhan?”, maka seketika itu juga kita merasakan bahwa Tuhan ada tepat di dalam diri kita. Kita ada, maka Tuhan pun juga ada.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s